Kodim Kupang Wujudkan Jembatan Garuda Demi Kesejahteraan Masyarakat
NTT-KUPANG, – Kodim 1604/Kupang sebagai perpanjangan tangan KASAD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Dansatgas Jembatan, terus mengakselerasi pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan program strategis atas mandat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan menghadirkan infrastruktur yang mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Kamis (09/07/2026).
Di wilayah Kodim 1604/Kupang, terdapat empat jembatan yang sedang dibangun melalui Program Jembatan Garuda, yakni dua jembatan gantung yang berada di Sungai Noelmina, Desa Takari, Kecamatan Takari, dan Sungai Oemasi, Desa Tanini, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Selain itu, dua jembatan beton juga dibangun di Sungai Biknoi, Kelurahan Naikoten, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, serta Sungai Litsusu, Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Keempat proyek tersebut diharapkan menjadi akses vital yang menghubungkan wilayah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, pembangunan Jembatan Beton Sungai Litsusu di Desa Kiuoni memasuki tahapan pelipatan, perakitan, dan pengikatan besi pada lubang pondasi cakar ayam sebagai bagian dari persiapan struktur utama jembatan. Pekerjaan tersebut diawasi langsung oleh Babinsa Desa Kiuoni, Sertu Antonius, bersama 10 personel TNI lainnya, serta mendapat dukungan penuh dari warga setempat. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan tanpa mengesampingkan mutu konstruksi.
Dandim 1604/Kupang, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan implementasi nyata perintah pimpinan TNI AD dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Kami berkomitmen menyelesaikan setiap pembangunan dengan kualitas terbaik, mengutamakan keselamatan kerja, dan melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong. Jembatan-jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol kehadiran negara melalui TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta membuka akses menuju kemajuan daerah," tegas Dandim.