Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam IX/Udayana
Kodam IX/Udayana 07 July 2026

Jembatan Perintis Garuda Capai Progres 88,3 Persen, Wujud Komitmen Perkuat Akses dan Mobilitas Masyarakat

Jembatan Perintis Garuda Capai Progres 88,3 Persen, Wujud Komitmen Perkuat Akses dan Mobilitas Masyarakat
SERIRIT, (06/07/2026) – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Minggu (5/7/2026), progres keseluruhan pembangunan telah mencapai 88,3 persen, menandakan proyek strategis di wilayah Kodim 1609/Buleleng tersebut berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Jembatan gantung dengan bentangan sungai sepanjang 50 meter dan panjang jembatan 60 meter ini diproyeksikan menjadi akses vital yang akan meningkatkan konektivitas serta memperlancar mobilitas masyarakat di kedua desa. Pada tahap pekerjaan fisik, sejumlah item utama telah berhasil diselesaikan secara maksimal. Di antaranya, pekerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah, pemasangan batu gunung lantai dasar pilon dan pengecoran, pembesian serta pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul pada sisi tepi dekat maupun tepi jauh, hingga pemasangan bowplank pondasi yang seluruhnya telah mencapai 100 persen. Sementara itu, kegiatan mapping lokasi pemasangan anchor telah mencapai 95 persen, sedangkan pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul telah mencapai 90 persen sebagai bagian dari penyelesaian struktur utama jembatan. Di sisi lain, distribusi material pembangunan juga terus dilaksanakan secara bertahap guna mendukung kelancaran pekerjaan. Proses dropping dan pelangsiran material di sisi tepi dekat telah mencapai sekitar 35 persen, meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sementara itu, distribusi material menuju sisi tepi jauh telah mencapai sekitar 30 persen. Adapun beberapa pekerjaan lanjutan seperti pembuatan garpu dan anchor serta pemasangan plang identitas, plang anjuran, dan pengecatan jembatan masih akan dilaksanakan pada tahapan berikutnya sesuai jadwal pekerjaan. Untuk mendukung ketepatan konstruksi, titik koordinat prisma pada kedua sisi jembatan telah ditetapkan sebagai acuan teknis pelaksanaan pembangunan. Setelah seluruh pondasi utama selesai dikerjakan, tahapan berikutnya akan difokuskan pada pekerjaan pengacian blok angkur dan tiang pylon sebagai persiapan menuju pemasangan struktur utama jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan konstruksi serta menjaga kualitas hasil pembangunan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan. Selama pelaksanaan kegiatan, pembangunan melibatkan lima orang masyarakat yang turut mendukung proses pekerjaan di lapangan. Secara keseluruhan, situasi dan kondisi di lokasi pembangunan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. Diharapkan, dengan progres yang terus meningkat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam memperlancar akses transportasi, menunjang aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Seririt.
Kembali ke Daftar