Bentuk Karakter Generasi Muda Lewat Seni100 Anak dan Remaja Desa Bengkala
BULELENG – BULELENG Dalam upaya membentengi generasi muda dengan nilai-nilai moral dan kelestarian budaya, Desa Adat Bengkala, Kecamatan Kubutambahan resmi membuka kegiatan Pasraman Anak dan Remaja Tahun 2026. Acara pembukaan berpusat di Pura Desa Adat Bengkala pada Selasa (7/7/2026) pagi.Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Sabtu mendatang ini, menyasar 100 orang peserta dari kalangan anak-anak dan remaja setempat.
Selama kegiatan, para peserta akan digembleng dengan berbagai pelatihan dan perlombaan seni budaya Bali, mulai dari megambel (karawitan), metembang (seni suara vokal tradisional), hingga mejejaitan (seni merangkai janur untuk sarana upakara).Acara diawali dengan persembahyangan bersama demi kelancaran kegiatan, dilanjutkan dengan prosesi pembukaan, atur piuning, dan sambrama wacana (sambutan) dari para tokoh adat setempat.
Hadir memantau langsung jalannya kegiatan, Babinsa Desa Bengkala (Pelda Dewa Ketut Darmaedi) menyatakan dukungannya penuh terhadap program positif ini. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bentuk sinergi dalam mengawal kegiatan yang berdampak besar bagi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.Kelian Desa Adat Bengkala menjelaskan bahwa tujuan utama pasraman ini adalah menanamkan nilai moral, penguatan karakter, serta pendalaman pemahaman agama Hindu sejak dini.
Pasraman ini sekaligus menjadi wadah nyata bagi generasi muda untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan adat, seni, serta budaya Bali di tengah arus modernisasi.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Perbekel Desa Bengkala, Kelian Sabe Desa, Dane Jro Mangku, Penyuluh Agama Hindu, Kepala Dusun (Kadus) Kajanan dan Kelodan, serta para instruktur yang akan mendampingi jalannya pelatihan.
Selesai acara pembukaan pada pukul 09.30 WITA, kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi pelatihan perdana. Seluruh rangkaian acara pembukaan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta.