Jembatan Bailey Pulihkan Akses Warga Dusun Banjaran
TEMANGGUNG – Kehadiran Jembatan Bailey di Dusun Banjaran, Desa Plosogaden, Kecamatan
Candiroto, menjadi kabar gembira bagi warga yang selama ini kesulitan beraktivitas akibat putusnya
akses utama desa.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi pemkab Temanggung, Kodim
0706/Temanggung bersama Yonzipur 4/TK Banyubiru atas arahan Kodam IV/Diponegoro untuk
membantu masyarakat yang terdampak.
Sebelumnya, jembatan lama yang menjadi penghubung utama warga roboh akibat faktor usia
bangunan yang sudah tua serta sering diterjang banjir. Kondisi itu membuat konstruksi jembatan
tidak lagi mampu menahan beban.
Akibat robohnya jembatan, akses menuju Dusun Banjaran sempat lumpuh. Aktivitas warga, mulai
dari bekerja, bersekolah hingga mengangkut hasil pertanian, menjadi terhambat.
Maryono, warga Banjaran, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemda
Temanggung dan TNI atas pembangunan Jembatan Bailey tersebut.
Menurutnya, jembatan itu merupakan urat nadi kehidupan masyarakat setempat.
"Jembatan ini sangat vital bagi warga. Kalau tidak ada jembatan ini, tidak ada akses lain karena ini
satu-satunya jalan menuju dusun kami," ujar Maryono. Minggu (21/06/2026)
Kedepan beroperasinya Jembatan Bailey, aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Kehadiran
TNI dan juga dukungan oleh pemkab Temanggung melalui pembangunan jembatan tersebut menjadi
bukti nyata kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi warga di daerah terpencil