Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam IX/Udayana
Kodam IX/Udayana 08 June 2026

Respons Cepat Babinsa Kodim 1624/Flotim dalam Penanganan Kebakaran Bengkel Las di Lewoleba Utara

Respons Cepat Babinsa Kodim 1624/Flotim dalam Penanganan Kebakaran Bengkel Las di Lewoleba Utara
Lembata – Babinsa Koramil 1624-03/Lewoleba bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lembata bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di bengkel las milik Bapak Tono yang berlokasi di Jalan Trans Lembata, Waikilok, Kelurahan Lewoleba Utara, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Senin (08/06/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Kopda Ramadhan M, Praka David Ari Sanjaya, dan Pratu Mario Dapa yang turun langsung ke lokasi kejadian. Dengan penuh kesigapan, para Babinsa bersama personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan masyarakat setempat berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kebakaran. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran diduga berasal dari kebocoran tabung gas LPG yang berada di area bengkel. Api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan bengkel beserta berbagai peralatan kerja dan perlengkapan las yang berada di dalamnya. Keberadaan Babinsa di lokasi menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui satuan kewilayahan dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat meluas ke permukiman warga di sekitar lokasi kejadian. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Di sela-sela kegiatan tersebut, Babinsa Kopda Ramadhan M juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh penggunaan tabung gas LPG dan peralatan yang berhubungan dengan api maupun listrik. Warga diminta untuk secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, regulator, serta selang gas guna mencegah terjadinya kebocoran yang dapat memicu kebakaran. Akibat kebakaran tersebut, pemilik bengkel mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 juta. Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, sementara Babinsa bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan.
Kembali ke Daftar