Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Capai 62 Persen,Satgas Fokus Penyelesaian Struktur Utama
SERIRIT, (02/06/2026) — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Program pembangunan jembatan gantung dengan panjang bentangan sungai 50 meter dan panjang keseluruhan jembatan 60 meter ini merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari Senin, personel yang tergabung dalam Satgas pembangunan melanjutkan berbagai pekerjaan konstruksi di lapangan. Sejumlah pekerjaan yang telah mencapai target 100 persen meliputi pemasangan batu gunung lantai dasar pilon dan pengecoran, pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak tepi dekat dan tepi jauh, serta pembesian dan pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul pada sisi tepi dekat. Selain itu, pekerjaan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh telah mencapai 94,5 persen, sementara pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul telah mencapai 53 persen.
Di sektor pekerjaan lainnya, penggalian lubang anchor bentangan bawah terus berjalan dan telah mencapai progres 68 persen. Sementara itu, pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh telah mencapai 46 persen. Kegiatan dropping dan pelangsiran material juga terus dilaksanakan guna menjamin kelancaran pekerjaan konstruksi. Pada sisi tepi dekat, distribusi material telah mencapai sekitar 35 persen, sedangkan pada sisi tepi jauh mencapai 30 persen. Material yang didatangkan antara lain pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi yang akan digunakan untuk mendukung tahapan pekerjaan berikutnya.
Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda hingga tanggal 1 Juni 2026 telah mencapai 62 persen. Keberhasilan capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan dedikasi personel yang terlibat, terdiri dari 15 personel Koramil dan 1 personel Zeni Bangunan yang secara konsisten melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tahapan dan standar teknis yang telah ditetapkan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan faktor keamanan, kualitas konstruksi, serta kondisi medan di lokasi pembangunan.
Untuk tahap selanjutnya, Satgas pembangunan akan memfokuskan pekerjaan pada pengecoran tiang pylon dan blok angkur di sisi tepi jauh sebagai bagian dari penyelesaian struktur utama jembatan. Diharapkan dengan progres yang terus meningkat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana transportasi yang aman, efektif, dan mampu meningkatkan aksesibilitas serta kesejahteraan warga di kedua wilayah yang dihubungkan.