Danramil Sekongkang Ikuti Simulasi Tanggap Darurat Kebocoran Pipa Tailing PT AMMAN
Sumbawa Barat, upaya peningkatan kesiapsiagaan dalam penanganan keadaan darurat terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Practical Emergency Drill Kebocoran Pipa Tailing Tahun 2026 yang digelar di Koridor Pipa Tailing TP 229/Ring 211-212, Kecamatan Sekongkang, Rabu (20/05/2026) pukul 09.00 WITA.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Babinsa Desa Tongo Koramil 1628-02/Sekongkang, Sertu Lalu Edi KZ, bersama unsur Forkopimcam, instansi terkait, pihak PT AMMAN, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga Desa Tongo dan desa lingkar tambang lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat, Camat Sekongkang Amrulloh, S.Pd, Danramil 1628-02/Sekongkang Kapten Arm Lalu Mariadi Akbar, Kapolsek Sekongkang Ipda Herman, S.H, Kabid Pencegahan BPBD KSB Irwan, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Furqon Desa Tongo KH Rahmat, para kepala desa lingkar selatan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tongo, tim Emergency PT AMMAN, Ketua BPD beserta anggota, para kepala dusun, serta perwakilan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menyaksikan langsung simulasi penanganan kebocoran pipa tailing darat yang diskenariokan terjadi akibat kegagalan lapisan karet pada bagian dalam pipa di sekitar Koridor TP 229/Ring 211-212 Desa Tongo. Kebocoran tersebut menyebabkan material tailing meluap hingga mengarah ke jalan dan sungai sebelum akhirnya dilaporkan oleh petugas keamanan kepada Emergency Control Center (ECC).
Tim proses dan tim rescue PT AMMAN kemudian memperagakan langkah-langkah penanganan cepat dan prosedur darurat guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Selain simulasi lapangan, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab guna memberikan pemahaman kepada peserta terkait mekanisme penanganan keadaan darurat apabila terjadi insiden serupa.
Babinsa Desa Tongo Sertu Lalu Edi KZ menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi keadaan darurat di wilayah lingkar tambang. Selain meningkatkan koordinasi antarinstansi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait prosedur keselamatan dan penanganan kebocoran pipa tailing.
Rangkaian kegiatan dimulai dari penjemputan peserta di area parkir Tropical Hotel menuju lokasi drill, pelaksanaan simulasi penanganan kebocoran pipa tailing, sesi diskusi dan tanya jawab, hingga kembali ke lokasi awal kegiatan.
Kegiatan Sosialisasi dan Practical Emergency Drill Kebocoran Pipa Tailing Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.