Sukabumi, – Harapan panjang warga Kampung Naringgul, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, akhirnya mulai terwujud. Komando Distrik Militer (Kodim) 0622/Kabupaten Sukabumi resmi memulai pembangunan Jembatan Cihujung melalui prosesi peletakan batu pertama yang dipimpin langsung Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, pada Rabu (06/05/2026).
Pembangunan jembatan yang menjadi bagian dari Program Jembatan Garuda tersebut langsung mendapat sambutan antusias masyarakat. Warga bahkan menyebut pembangunan itu sebagai jawaban atas kebutuhan akses penghubung yang selama bertahun-tahun dinanti.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Naringgul itu dihadiri sekitar 100 orang dari unsur TNI, pemerintah kecamatan, aparat desa, tokoh masyarakat hingga warga sekitar.
Turut hadir di antaranya Pasi Ops Kodim 0622 Kapten Inf Herman Harkad, Danramil 2201/Cisolok Kapten Arm Rohyadi, Kapten Chk Agus H, Sekretaris Kecamatan Cisolok Asep Ikhlas, unsur Trantib Kecamatan Cisolok, Bhabinkamtibmas Desa Karangpapak Aipda Aep, Kepala Desa Karangpapak Agus Supriyatna, tokoh masyarakat Jamal dan masyarakat Kampung Cihujung.
Dalam keterangannya, Letkol Inf Agung Ariwibowo menegaskan pembangunan Jembatan Cihujung merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Menurutnya, keberadaan jembatan sangat vital untuk menunjang aktivitas ekonomi warga, akses pendidikan anak-anak hingga mobilitas sehari-hari masyarakat pedesaan. “Program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat. Pembangunan jembatan ini sangat penting untuk menunjang aktivitas warga, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun mobilitas sehari-hari,” ujar Letkol Inf. Agung Ariwibowo.
Ia menambahkan, TNI dipercaya sebagai pelaksana program melalui kegiatan karya bakti dengan mengedepankan budaya gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Indonesia sejak dulu.
“Melalui program ini kami ingin kembali menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangpapak, Agus Supriyatna, mengaku bersyukur pembangunan yang selama ini dinanti masyarakat akhirnya terealisasi. Menurutnya, jembatan tersebut akan menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Karangpapak dengan Desa Cikelat, sehingga mempermudah aktivitas warga dan meningkatkan roda perekonomian desa.
“Kami sangat bersyukur karena manfaat program ini langsung dirasakan masyarakat. Kami siap mendukung dan menjaga hasil pembangunan ini bersama-sama,” katanya.
Rasa haru juga disampaikan tokoh masyarakat H. Jamal. Ia menyebut pembangunan jembatan menjadi harapan besar warga selama bertahun-tahun. “Alhamdulillah akhirnya dimulai. Warga siap ikut bergotong royong membantu proses pembangunan agar cepat selesai dan bisa segera digunakan,” ungkapnya.
Ditegaskan Jamal, pembangunan jembatan Cihujung merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang diinisiasi pemerintah pusat guna memperkuat infrastruktur pedesaan di berbagai daerah Indonesia.
“Kedepan keberadaan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kecamatan Cisolok,” tandasnya. (Pen)