(SERIRIT, 20/04/2026) — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek infrastruktur pedesaan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antar desa serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Memasuki hari pelaksanaan, progres pembangunan jembatan gantung dengan bentang sungai 50 meter dan panjang total 60 meter telah mencapai 15,5 persen. Sejumlah pekerjaan utama telah berjalan, di antaranya pemasangan bowplank dan penggalian pondasi tapak yang rampung 100 persen, serta pengecoran lantai dasar pilon yang mencapai 36 persen. Selain itu, pemasangan besi cerucuk dan angkur bandul mencapai 15 persen, sementara pembesian dan pengecoran pondasi tiang pylon di tepi dekat masing-masing berada di kisaran 12,5 hingga 13,5 persen.
Pekerjaan di sisi tepi jauh juga terus digenjot dengan capaian pembesian pondasi sekitar 8 persen dan pengecoran 10 persen. Distribusi material seperti pasir, batu gunung, batu split, sirtu, semen, papan cor, dan besi dilakukan secara bertahap guna memastikan kelancaran proses konstruksi di lapangan. Kondisi cuaca yang cerah turut menjadi faktor pendukung percepatan pekerjaan.
Keberhasilan progres ini tidak lepas dari sinergi antara personel TNI dan masyarakat setempat yang bekerja bersama secara gotong royong. Dengan keterlibatan unsur Koramil, Zibang, dan warga, pembangunan diharapkan terus berjalan optimal sesuai target, sehingga kehadiran jembatan ini nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan akses dan kesejahteraan masyarakat.
#TMMD #JembatanGaruda #Buleleng #TNIManunggal #PembangunanDesa