Kupang – Korem 161/Wira Sakti menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, bertempat di Lapangan Makorem 161/Wira Sakti, Jln. W. J. Lalamentik, Oebufu, Kota Kupang, Minggu (5/4/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono selaku pimpinan apel, dengan Komandan Apel Danyon Arhanud 9/AWJ Letkol Arh Aristyo Asrdyanto, S.I.P. Kegiatan diikuti sekitar 1.172 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi pendukung lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Wakapolda NTT Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H., Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P., M.Si., M.M.S., serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan unsur terkait lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Apel, serta dilanjutkan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 161/Wira Sakti membacakan amanat Pangdam IX/Udayana yang menekankan pentingnya kesiapan dan profesionalisme seluruh personel dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP.
Disampaikan bahwa kunjungan kerja Wakil Presiden RI ke wilayah NTT memiliki nilai strategis tinggi, sehingga diperlukan pengamanan yang optimal, terpadu, dan profesional dari seluruh unsur yang terlibat.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin tinggi. Pahami tugas masing-masing sesuai prosedur tetap, tingkatkan kewaspadaan terhadap setiap potensi ancaman, serta perkuat sinergi antar instansi,” tegasnya.
Selain itu, seluruh personel juga diingatkan untuk memastikan sterilisasi rute, lokasi kegiatan, dan objek kunjungan sesuai prosedur pengamanan VVIP, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap situasi darurat.
Apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan, guna menjamin kelancaran dan keamanan rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden RI di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.