Dandim Kupang Pimpin Pemakaman Pahlawan Gugur Satgas Pamtas

NTT – Kupang, Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Inf. Kadek Abriawan, S.I.P., M.H.I., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara persemayaman dan pemakaman Almarhum Kopda Satria Taopan, anggota Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 100/PS. Upacara persemayaman dilaksanakan di rumah duka Jalan Salak RT 020/RW 008, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, sebelum jenazah dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Dharma Loka, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Minggu (11/01/2026). Upacara pemakaman berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan militer, dipimpin oleh Inspektur Upacara Kolonel Inf. Kadek Abriawan, dengan Komandan Upacara Kapten Inf. Irwan serta Perwira Upacara Lettu Inf. Afonso Pereira. Turut hadir sekitar 500 orang pelayat yang terdiri dari keluarga besar almarhum, rekan prajurit, serta unsur TNI dan Polri, di antaranya Danyon Marhanlan VII Kupang dan Kapolsek Maulafa. Susunan upacara melibatkan pasukan kehormatan, pasukan salvo, pasukan bersenjata dari Yonarmed 20/155 GS/Bhadika Yudha, Yonmarhanlan VII Kupang, Kodim 1604/Kupang, serta regu Satsik/genderang sangkakala. Rangkaian upacara meliputi pembacaan riwayat hidup almarhum, Apel Persada oleh Inspektur Upacara, prosesi pemakaman, ibadah singkat yang dipimpin oleh Pendeta, hingga penimbunan liang lahat secara simbolis. Dalam sambutannya, Inspektur Upacara menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar Almarhum Kopda Satria Taopan. Dandim menegaskan bahwa almarhum merupakan prajurit sejati yang gugur dalam tugas mulia menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengorbanan almarhum, menjadi teladan pengabdian, loyalitas, dan kehormatan bagi seluruh prajurit TNI. Upacara pemakaman berakhir ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih oleh Inspektur Upacara kepada perwakilan keluarga almarhum. Diketahui, Almarhum Kopda Satria Taopan gugur dalam kontak tembak dengan kelompok OPM di Kabupaten Nduga pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 08.55 WIT. Almarhum meninggalkan lima orang saudara dan belum berkeluarga, serta dikenang sebagai prajurit yang setia hingga akhir pengabdiannya. (Kodim1604/Kupang)