Sangkuriang-Bandung. Dispsiad menggelar Upacara Bendera 17 an perdana di awal Tahun 2026 dengan khidmat dan penuh makna, Upacara dilaksanakan di Lapangan Bhinneka Madispsiad. Senin (19/01/2026).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si mengucapkan selamat Tahun Baru 2026, kepada segenap Prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas. Jadikan momentum pergantian tahun ini sebagai awal yang baik dalam meningkatkan nilai ibadah serta melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masingmasing dengan penuh semangat, tulus dan ikhlas.
Hal itu disampaikan Panglima TNI dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kadispsiad saat memimpin upacara. Lebih lanjut disampaikan bahwa di penghujung tahun 2025, kita kembali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti terjadinya bencana alam di berbagai daerah di Indonesia dan ketegangan geopolitik global yang menuntut kita harus lebih bertindak PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern serta Adaptif).
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas mulia untuk Bangsa dan Negara yang kita cintai”.
Disampaikan pula bahwa, keberhasilan dalam menghadapi tantangan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, serta moralitas seluruh Prajurit dan PNS TNI. Maka dari itu, kita harus senantiasa meningkatkan profesionalisme baik dalam hal kemampuan teknis, fisik, mental dan disiplin dalam menghadapi tantangan kedepan.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI mengingatkan kembali agar menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman, baik yang bersifat tradisional maupun non-tradisional. Perkuat soliditas dan kebersamaan, terutama di dalam internal TNI dan dalam hubungan dengan Masyarakat.
Pelihara sinergitas dan kerjasama antar lembaga pertahanan negara, baik antara TNI, Polri, maupun instansi lainnya. Peduli pada perkembangan lingkungan strategis terkini guna memahami dinamika geopolitk internasional dan bagaimana Indonesia sebagai negara besar harus mempersiapkan diri dalam menghadapi percepatan perubahan situasi global. Tutup Panglima TNI dalam amanatnya
“UPAKRIYA LABDHA PRAYOJANA BALOTTAMA”
(Mengabdi untuk membentuk Prajurit yang berdaya guna dan berhasil guna)